


MANOKWARI, KALAWAI NEWS.COM,- Ketua Fraksi Nasdem Bersatu DPRP Papua Barat, Ever Indou S.IP., M.M meminta agar hasil seleksi SKD IPDN Kabupaten Pegunungan Arfak tahun 2026 ditinjau ulang. Hal ini dikemukakan terkait lolosnya Bhudibakti Firmatama Okoka sebagai salah satu calon praja IPDN yang bukan merupakan putra asli Pegunungan Arfak.
“Ini hak kesulungan kami yang tidak boleh dirampas oleh siapa pun karena kepentingan tertentu. Hak kesulungan kami putra/putri asli Pegunungan Arfak harus diberikan bagi kami sebagai anak negeri,” tegas Ever Indou, di Manokwari, Kamis [24/9/2026].
Soroti MRP PB dan Disdukcapil Pegaf
Ever lebih lanjut meminta agar Majelis Rakyat Papua Barat memberikan keterangan ke publik terkait pemberian rekomendasi status OAP kepada
Bhudibakti Firmatama Okoka. Apakah yang bersangkutan telah dicek merupakan putra asli Pegunungan Arfak atau bukan sebelum rekomendasi diberikan.
Selain itu, Ever juga mempertanyakan status kependudukan Bhudibakti Firmatama Okoka bertempat tinggal di mana sehingga dapat ikut mendaftar dari Kabupaten Pegunungan Arfak.
“Kami minta MRP PB dan Disdukcapil Pegaf segera beri jawaban terkait status OAP dan kependudukan Bhudibakti Firmatama Okoka, dari kampung mana? distrik mana? Sehingga bisa masuk jalur kuota Pegunungan Arfak. Kalau tidak kami akan palang kantor MRP dan Disdukcapil Pegaf” tegas Ever Indou.
Dukungan Bupati Pegunungan Arfak
Ever juga berharap dukungan kebijakan dari Bupati Pegunungan Arfak, Dr Dominggus Saiba S.Pd.K., M.Si agar putra/putri asli Pegunungan Arfak yang memiliki nilai tinggi dan jatuh dapat diperjuangkan untuk mengikuti tahapan seleksi lanjutan.
“Kami harap ada kebijakan Bapa Bupati untuk memperjuangkan anak – anak Pegaf yang nilai di atas 200 dan jatuh agar diberikan kesempatan mengikuti tahapan seleksi lanjutan,” tegas Ketua Fraksi Nasdem Bersatu Papua Barat.
[Yohanis Ajoi/KN 01/AMDG]

