

MANOKWARI, KALAWAI NEWS.COM,- Bupati Kabupaten Pegunungan Arfak, Dr Dominggus Saiba S.Pd.K., M.Si secara resmi membuka Pelatihan Dasar CPNS Formasi 2024 Kabupaten Pegunungan Arfak sebanyak 546 orang. Pembukaan Latsar CPNS formasi 2024 dilaksanakan di Aula BPSDM Provinsi Papua Barat, Andai, Manokwari, pada Selasa [27/10/2026].
Dalam arahannya Bupati Dominggus Saiba menekankan kewajiban bagi seluruh peserta Latsar untuk mengikuti tahapan Latsar dengan baik sesuai jadwal dan agenda yang telah diatur oleh BPSDM Papua Barat.
“Sebagai Bupati saya minta agar semua adik – adik peserta Latsar CPNS formasi 2024 dapat mengikuti seluruh tahapan ini dengan baik hingga selesai nanti,” ujar Bupati Dominggus Saiba.
Dominggus lantas meminta agar seluruh peserta Latsar CPNS formasi 2024 siap bekerja sama untuk mendukung kemajuan pembangunan Pegunungan Arfak.
Dia juga mengingatkan agar seluruh peserta Latsar wajib memahami hak dan kewajiban sebagai ASN. Hingga memahami visi dan misi Bupati dalam arah pembangunan lima tahun ke depan.
“Mari datang dan laksanakan tugas agar ikut mendukung pembangunan dan kemajuan Pegunungan Arfak,” tegas Dominggus Saiba.
Sementara itu, Kepala Bidang Pengembangan Manajerial dan Fungsional Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Provinsi Papua Barat, Faisal Kelian menguraikan sebanyak 546 peserta Latsar formasi 2024 Pegunungan Arfak dibagi ke menjadi 3 gelombang.
Faisal melanjutkan total waktu pelaksanaan Latsar selama 51 hari yang terbagi menjadi 21 hari on class dan 30 off class atau habituali. Gelombang pertama diikuti oleh lima angkatan dengan jumlah peserta sebanyak 200 orang. Sementara gelombang kedua diikuti oleh 5 angkatan dengan peserta sebanyak 200 dan gelombang ketiga diikuti oleh 4 angkatan dengan jumlah peserta 146 orang.
“Metode yang kita gunakan yakni klasikal yaitu metode pembelajaran dengan pendekatan tatap muka konvensional,” beber Faisal Kelian.
Faisal menjelaskan 4 materi utama yang akan diberikan kepada peserta meliputi, sikap perilaku bela Negara, nilai – nilai dasar ASN, kedudukan dan peran ASN dalam mendukung terwujudnya Smart Governance sesuai ketentuan UU, dan agenda habituasi.
Dia menuturkan selain Widyaiswara dan Fasilitator dari BPSDM Papua Barat pelaksanaan Latsar formasi 2024 Pegunungan Arfak juga didukung oleh Ombudsman RI Papua Barat, Fasharkan TNI Angkatan Laut dan tim medis Puskesmas Maripi.
[Yohanis Ajoi/KN 01/AMDG]

