

KAIMANA, KALAWAI NEWS.COM,— Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (BKPRMI) Kabupaten Kaimana bersama Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kaimana membagikan sekitar 1.200 masker kepada masyarakat di kawasan Pasar Baru Kaimana, Rabu (30/9/2026).
Aksi tersebut dilakukan sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat menyusul dampak asap akibat kebakaran hutan dan lahan yang terjadi di wilayah Kabupaten Kaimana.
Ketua BKPRMI Kabupaten Kaimana, Selamet Laway, mengatakan pembagian masker merupakan inisiatif bersama BKPRMI dan PWI Kaimana untuk membantu masyarakat melindungi diri dari paparan asap, khususnya saat beraktivitas di luar rumah.
“Dampak ini sudah terjadi beberapa waktu yang lalu. Sesuai dengan instruksi Presiden bahwa seluruh masyarakat di wilayah Republik Indonesia harus menggunakan masker,” ujar Selamet saat ditemui di sela-sela kegiatan.
Ia menyebut kebakaran yang terjadi di wilayah Airguni cukup besar, dengan luasan yang disebut mencapai hampir 200 hektare. Dampak asap dari kebakaran tersebut kemudian dirasakan masyarakat hingga wilayah Kota Kaimana.
Selamet berharap pembagian masker ini dapat meningkatkan kesadaran masyarakat untuk menggunakan masker, terutama ketika berada di luar rumah.
“Kita melakukan aksi ini, semoga bisa berdampak besar dan seluruh masyarakat di Kabupaten Kaimana bisa melihat dampak ini. Jadi bisa menggunakan masker pada saat keluar dari rumah dan juga pada saat beraktivitas lain,” katanya.
Selain dampak asap, Selamet juga menyoroti informasi mengenai peningkatan kasus Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) di Kabupaten Kaimana.
Menurutnya, berdasarkan informasi yang diterima pihaknya dari Dinas Kesehatan, kasus ISPA dalam beberapa waktu terakhir mengalami peningkatan.
Karena itu, ia berharap kondisi tersebut menjadi perhatian bersama, termasuk Pemerintah Kabupaten Kaimana, agar dapat mengambil langkah lebih lanjut dalam melindungi masyarakat dari dampak asap kebakaran.
“Langkah-langkah kecil yang kita lakukan hari ini mungkin ke depannya ada langkah besar yang harus dilihat oleh pemerintah daerah. Sehingga ini bisa menyebar ke mana saja,” ujarnya.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada PWI Kaimana yang telah berkolaborasi dengan BKPRMI dalam aksi sosial tersebut.
Menurutnya, kegiatan ini diharapkan menjadi momentum bagi berbagai pihak untuk meningkatkan kepedulian terhadap masyarakat yang terdampak asap kebakaran.
“Semoga hari ini menjadi momentum baik untuk teman-teman ataupun pemerintah daerah bisa melihat hal ini, sehingga masyarakat luas di Kabupaten Kaimana bisa terlindungi dari bencana kabut asap saat ini,” pungkasnya.
[Gerald Lewahira/KN 02/AMDG]

