


KAIMANA, KALAWAI NEWS.COM,- Pemerintah Kabupaten Kaimana mendorong para pelaku Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) memanfaatkan perkembangan teknologi digital sebagai strategi memperluas pasar dan meningkatkan daya saing produk lokal.
Pesan tersebut disampaikan Staf Ahli Bidang Pembangunan Kabupaten Kaimana, Aser Nyai, S.IP., yang mewakili Bupati Kaimana saat membuka kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Digital Marketing bagi Pelaku UMKM Tahun 2026, yang diselenggarakan Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UKM Kabupaten Kaimana.
Dalam sambutan Bupati Kaimana yang dibacakan Aser Nyai, disampaikan bahwa UMKM memiliki peran penting dalam menggerakkan perekonomian daerah. Selain menjadi sumber pendapatan masyarakat, UMKM juga berkontribusi membuka lapangan pekerjaan, mendorong kewirausahaan, serta memperkuat ekonomi lokal.
Menurutnya, Kabupaten Kaimana memiliki beragam potensi produk yang dapat dikembangkan menjadi produk unggulan daerah, mulai dari olahan pangan, hasil perikanan, kerajinan, kuliner, produk pertanian hingga berbagai produk kreatif masyarakat.
Namun, kemampuan menghasilkan produk berkualitas saja belum cukup. Pelaku UMKM juga harus mampu memperkenalkan dan memasarkan produknya kepada konsumen yang lebih luas.
“Di sinilah digital marketing menjadi semakin penting,” tegasnya.
Ia mengatakan, perkembangan teknologi telah mengubah pola masyarakat dalam mencari informasi, berkomunikasi hingga melakukan transaksi. Konsumen kini dapat mengenal produk melalui media sosial, melakukan pemesanan melalui platform digital dan melakukan pembayaran tanpa harus datang langsung ke tempat usaha.
Karena itu, kondisi tersebut harus dilihat sebagai peluang oleh para pelaku UMKM di Kaimana.
“Pelaku UMKM Kaimana tidak boleh hanya menjadi konsumen perkembangan teknologi, tetapi harus mampu menjadi pelaku usaha yang memanfaatkan teknologi untuk mengembangkan usahanya,” ujarnya.
Para peserta didorong untuk mempraktikkan cara membuat konten promosi yang menarik, memanfaatkan media sosial, menampilkan foto produk yang baik, menggunakan marketplace, membangun komunikasi dengan pelanggan hingga menyusun strategi pemasaran sesuai karakter produk masing-masing.
Selain pemasaran digital, pemerintah daerah juga menekankan pentingnya membangun identitas dan branding produk lokal Kaimana.
Menurutnya, berbagai potensi produk daerah harus dikemas secara baik agar memiliki nilai tambah dan mampu bersaing di pasar yang lebih luas.
“Jangan sampai produk yang dihasilkan oleh masyarakat Kaimana hanya dikenal di lingkungan sendiri. Mari kita gunakan teknologi digital untuk membawa produk Kaimana keluar dari Kaimana dan dikenal oleh pasar yang lebih luas,” katanya.
Pemerintah Kabupaten Kaimana, lanjutnya, akan terus berupaya memberikan dukungan melalui pembinaan, fasilitasi, pelatihan serta pengembangan ekosistem usaha bagi pelaku UMKM.
Ia menilai keberhasilan pengembangan UMKM membutuhkan kolaborasi antara pemerintah, pelaku usaha, perbankan, dunia pendidikan, komunitas dan seluruh pemangku kepentingan.
“Sebab, ketika produk kita dipasarkan melalui media digital, konsumen dapat datang dari mana saja. Karena itu, kualitas dan kepercayaan harus menjadi modal utama dalam membangun usaha yang berkelanjutan,” jelasnya.
Dalam kesempatan itu, Aser Nyai juga menyampaikan apresiasi kepada Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UKM Kabupaten Kaimana yang telah menyelenggarakan kegiatan tersebut.
Menutup sambutannya, ia mengajak seluruh pelaku UMKM membangun usaha yang adaptif, inovatif dan berdaya saing dengan memanfaatkan teknologi digital.
“Mari kita jadikan digitalisasi bukan sebagai tantangan, tetapi sebagai peluang untuk memperluas pasar, meningkatkan pendapatan, menciptakan lapangan kerja, dan memperkuat perekonomian masyarakat Kabupaten Kaimana,” pungkasnya.
[Gerald Lewahira/KN 02/AMDG]

